<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ikatan Perempuan Positif Indonesia wil.Bali</title>
	<atom:link href="http://ippibali.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ippibali.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Apr 2008 07:37:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ippibali.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ikatan Perempuan Positif Indonesia wil.Bali</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ippibali.wordpress.com/osd.xml" title="Ikatan Perempuan Positif Indonesia wil.Bali" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ippibali.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>IPPI</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/ippi/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/ippi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 06:27:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ippibali.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Tercatat pada tahun 2006 dari data UNAIDS, estimasi perempuan yang terinfeksi HIV berkisar antara 15,000 hingga 52,000 dari estimasi keseluruhan pengidap HIV yaitu berkisar antara 100,000 – 290,000 kasus di Indonesia. Pekerja Seks Komersil, Perempuan pencandu narkoba dengan jarum suntik, pasangan dan istri-istri dari pecandu narkoba dengan jarum suntik serta pasangan dan istri-istri dari laki-laki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=8&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;line-height:150%;" align="center"><img src="http://photos-443.friendster.com/e1/photos/34/42/43102443/164808128m.jpg" height="200" width="200" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Tercatat pada tahun 2006 dari data UNAIDS, estimasi perempuan yang terinfeksi HIV berkisar antara 15,000 hingga 52,000 dari estimasi keseluruhan pengidap HIV yaitu berkisar antara 100,000 – 290,000 kasus di Indonesia. Pekerja Seks Komersil, Perempuan pencandu narkoba dengan jarum suntik, pasangan dan istri-istri dari pecandu narkoba dengan jarum suntik serta pasangan dan istri-istri dari laki-laki yang menggunakan jasa layanan seks menjadi kelompok yang rentan tertular akan HIV.<!--[if gte vml 1]&amp;gt;                                                  &amp;lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span id="more-8"></span><!--[endif]--></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Permasalahan perempuan yang terinfeksi dengan HIV amatlah kental dengan diskriminasi gender, menyandang stigma seumur hidup terutama dari lingkungan, kehilangan masa depan dan kehilangan hak reproduksi. Terinfeksinya perempuan terkadang bukan karena kurangnya pemahaman mengenai penyakit tersebut, namun lebih disebabkan karena perempuan tidak memiliki kekuatan sosial dan ekonomi serta posisi tawar untuk melindungi diri mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Seperti ibu yang terinfeksi HIV yang ditularkan oleh suami, kemudian menularkannya kepada janin yang dikandungnya, perempuan pekerja seks yang tidak mampu menolak tamu laki-laki yang tidak bersedia menggunakan kondom. Akhirnya dikarenakan terdesak kebutuhan akan uang, perempuan pasrah menanggung resiko tertular HIV, perempuan pencandu narkoba melalui jarum suntik yang tidak steril, dan remaja puteri yang tidak kuasa menolak permintaan pacar untuk melakukan hubungan seks yang tidak aman dengan dalih bukti cinta, perempuan yang menyandang stigma dan perempuan yang kehilangan haknya untuk bereproduksi dan mengasuh anak karena tertular HIV.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Pada <b>lokakarya peningkatan keterampilan perempuan dalam penanggulangan HIV dan AIDS</b> Juli 2005, di Jakarta didukung oleh UNAIDS yang merupakan adaptasi dari lokakarya yang diadakan sebelumnya di Bali pada bulan Mei 2004 oleh APN+ (Asia Pacific of People living with HIV and AIDS) ,tercetus ide dari 35 peserta perempuan dengan HIV yang hadir dari 17 propinsi di Indonesia untuk membentuk sebuah Jaringan Nasional yang dituangkan dalam pernyataan bersama dalam <i>upaya mengangkat visibilitas dan realita dari permasalahan dan kebutuhan perempuan dengan HIV dan terdampak oleh AIDS</i> (Pasangan, Istri), sehingga dapat meningkatkan pelaksanaan advokasi yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan tersebut dan peran perempuan dalam upaya penanggulangan HIV dan AIDS Nasional.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Hadir sebanyak 22 perempuan dengan HIV dan yang terdampak langsung dengan AIDS dari 10 provinsi di seluruh Indonesia berpartisipasi di <b>Pelatihan Penguatan Kelompok Dukungan Sebaya Perempuan Positif </b>yang diadakan di Bali akhir Januari 2006 yang didukung oleh Lembaga donor IHPCP-AusAID dan Yayasan Spiritia. Pada pelatihan tersebut terfasilitasi pertemuan yang membahas permasalahan dan rencana tindak lanjut untuk Jaringan Nasional bagi perempuan dengan HIV dan terdampak oleh AIDS. Disepakati untuk diadakannya lokakarya Jaringan <i>Perempuan Positif</i> yang pertama, bertujuan untuk mengesahkan Visi, Misi dan struktur di dalam jaringan tersebut. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Tujuh orang perempuan terpilih di pertemuan tersebut (Bali) sebagai tim penasehat dan Kelompok Dukungan Perempuan Independen Jakarta ditunjuk sebagai implementor lokakarya kemudian mengadakan<b> Pertemuan Harmonisasi Jaringan Nasional Perempuan Positif </b>pada bulan Juni 2006 di Jakarta. Pertemuan yang didukung oleh UNAIDS melalui dana hibah APLF (The Asia Pacific Leadership Forum on HIV/AIDS and Development) dan difasilitasi oleh Yayasan Spiritia, merupakan kegiatan persiapan untuk melaksanakan lokakarya nasional dan merumuskan rancangan Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga serta Rencana kerja Jaringan. Pada pertemuan inilah disepakati pada tanggal <b>17 Juni 2007</b> bahwa Ikatan <b>Perempuan Positif Indonesia</b> atau <b>IPPI</b> adalah sebuah Jaringan Nasional bagi perempuan yang hidup dengan HIV dan terdampak oleh AIDS. Nama IPPI akan disahkan pada saat kongres IPPI yang pertama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Sebagai agenda tindak lanjut yang telah disepakati dari Pertemuan Harmonisasi tersebut, Kelompok Dukungan Perempuan Independen Jakarta telah berhasil melaksanakan <b>Pertemuan Nasional Perempuan dengan HIV dan terdampak oleh AIDS </b>yang dilanjutkan dengan<b> Kongres IPPI Pertama</b> pada akhir Januari 2007 lalu. Kegiatan yang dihadiri oleh 72 perempuan dengan HIV dan terdampak oleh AIDS dari 28 Provinsi di seluruh Indonesia, didukung penuh oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional dan UNAIDS Indonesia dengan bantuan teknis dari Yayasan Spiritia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Kongres IPPI I telah berhasil mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, menentukan 6 wilayah kerja serta memilih 16 orang Badan pengurus Nasional IPPI yang akan melaksanakan tugas dan wewenang untuk menjalankan program kerja IPPI sesuai visi dan misi IPPI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';">Adapun Visi dan Misi IPPI adalah terwujudnya peningkatan kualitas hidup perempuan yang hidup dengan HIV dan terdampak oleh AIDS melalui pemberdayaan dan kesetaraan dalam semua aspek kehidupan melalui peningkatan dan pengembangan kemampuan yang mencakup aspek biologis, psikologis, sosial dan ekonomi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Arial Unicode MS';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=8&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/ippi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-443.friendster.com/e1/photos/34/42/43102443/164808128m.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>perempuan dan HIV</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/perempuan-dan-hiv/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/perempuan-dan-hiv/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Apr 2008 06:04:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/perempuan-dan-hiv/</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Perempuan lebih rentan terinfeksi Human Immuno Deficiency Virus (HIV), hal ini disebabkan oleh, adanya ketidak setaraan gender yang menyebabkan perempuan lebih rentan terinfeksi . baik itu dari posisi tawar dalam aktifitas seksual, posisi peran seorang perempuan pengguna Narkoba suntik, dan perempuan dalam situasi konflik. Selain itu, secara fisik perempuan memiliki kekhasan yang membuat dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=7&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><img src="http://www.websiteq.com/member/beforeandafter/cust_images/woman_shadow.jpg" height="475" width="250" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perempuan lebih rentan terinfeksi Human Immuno Deficiency Virus (HIV), hal ini disebabkan oleh, adanya ketidak setaraan gender yang menyebabkan perempuan lebih rentan terinfeksi . baik itu dari posisi tawar dalam aktifitas seksual, posisi peran seorang perempuan pengguna Narkoba suntik, dan perempuan dalam situasi konflik.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Selain itu, secara fisik perempuan memiliki kekhasan yang membuat dia lebih rentan terinfeksi (sistem reproduksi dan organ reproduksi). </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Sampai dengan akhir December 2007 dari total kasus HIV dan AIDS di Indonesia 19,8 % berasal dari jenis kelamin perempuan. Jumlahnya sekitar 2.215 kasus. Ratio perbandingan orang dengan HIV dan AIDS di Indonesia antara lelaki dan Perempuan adalah 4 : 1. Data kasus UNAIDS, 2004 : 45% kasus HIV dan AIDS secara global adalah perempuan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Penanganan masalah HIV dan AIDS pada perempuan berbeda dan memerlukan perhatian yang berbeda pula. Karena di masyarakat sendiri, perempuan mendapatkan stigma ganda pada perempuan yang terinfeksi HIV. Stigma masyarakat pada<span>  </span>perempuan pecandu, pekerja seks perempuan. Beban ganda perempuan yang terinfeksi untuk tetap dapat menjalankan kewajiban mengurus keluarga, suami dan anaknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"><span>          </span>Selain itu permasalahan perempuan dengan HIV ketika dia memilih untuk tidak mempunyai anak, kesenjangan sosial dan keterbatasan pendidikan, akses kesehatan, posisi tawar dan kerja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Perempuan cenderung “bungkam” , diam dan malu, kurang rasa percaya diri pada perempuan, perempuan cenderung mengalah dan mementingkan pasangan, pacar, suami atau anaknya. Dan sebagian besar dari data tersebut diatas, adalah perempuan dalam usia reproduktif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:0.5in;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';">Jadi, apakah anda sudah memahami permasalahan perempuan…???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Trebuchet MS';"> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=7&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/04/03/perempuan-dan-hiv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.websiteq.com/member/beforeandafter/cust_images/woman_shadow.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>It`s time to speak up!!!</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/26/its-time-to-speak-up/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/26/its-time-to-speak-up/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Mar 2008 04:50:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ippibali.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) mengadakan pelatihan Publik speaking atau mahir berbicara di depan umum 10 sampai dengan 15 Februari 2008 di Kuta Lagoon Hotel,Kuta Bali. Sebanyak 22 orang peserta dan 3 orang panitia yang kesemuanya adalah perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Pelatihan ini didukung sepenuhnya oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan IHPCP. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=6&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><img src="http://www.audreymagazine.com/September2004/images/photos/Speak-Up-Illustration.jpg" height="281" width="305" /></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) mengadakan pelatihan Publik speaking atau mahir berbicara di depan umum 10 sampai dengan 15 Februari 2008 di Kuta Lagoon Hotel,Kuta Bali. Sebanyak 22 orang peserta dan 3 orang panitia yang kesemuanya adalah perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;">Pelatihan ini didukung sepenuhnya oleh Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dan IHPCP. Pelatihan ini di fasilitasi oleh tiga orang fasilitator <span> </span>Danny I Yatim,Teddy A etiadi dan Tri Irwanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:Arial;"> Peserta lebih banyak berlatih bagaimana berbicara di depan umum, bagaimana mengatasi rasa gugup,</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;"> Mengapa Kita Perlu Berbicara di Depan Umum, bagaimana memperkenalkan diri secara formal, bagaimana berkomunikasi yang baik,presentasi yang baik dan buruk, bagaimana penampilan yang profesional, tehnik wawancara radio dan televisi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Bahkan untuk belajar bagaiamana wawancara di radio, beberapa peserta yang terpilih mengikuti siaran langsung di beberapa radio di Bali. Seperti radio Dian Mandiri, Cassanova, Super radio, RRI, dan Bali FM. Tema untuk siaran mereka lebih banyak tentang situasi HIV/AIDS didaerah masing-masing dan sosialisasi tentang keberadaan IPPI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Dihari terkahir, semua peserta dijamu makan malam di Padi-padi Resto oleh IHPCP dan pada malam perpisahan ini ternyata fasilitator menyiapakan hadiah untuk peserta terfaforit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Arial;">Pelatihan sudah usai, tetapi masih banyak hal yang harus dilakukan untuk memperjuangkan hak-hak sebagai seorang perempuan. So, it`s time to speak up!!!</span><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Arial;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=6&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/26/its-time-to-speak-up/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.audreymagazine.com/September2004/images/photos/Speak-Up-Illustration.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>kondom perempuan</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/19/kondom-perempuan/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/19/kondom-perempuan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2008 07:39:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ippibali.wordpress.com/2008/03/19/kondom-perempuan/</guid>
		<description><![CDATA[“ Koq kondomnya gede banget..” ungkap salah seorang peserta Pertemuan Nasional an Kongres Pertama Ikatan Perempan Positif Indonesia ( IPPI ), awal Februari ini di Hotel satelit Surabaya. Materi tentang kondom perempuan memang diselipkan ditengah-tengah agenda IPPI yang cukup padat. Tetapi itu tidak mengurangi ketertarikan  tujuh puluh orang permpuan yang hidup maupun terdampak dengan HIV [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=4&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><img src="http://www.dkp.dk/illustrationer/femidom.jpg" height="320" width="330" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>“ Koq kondomnya gede banget..” ungkap salah seorang peserta Pertemuan Nasional an Kongres Pertama Ikatan Perempan Positif Indonesia ( IPPI ), awal Februari ini di Hotel satelit Surabaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Materi tentang kondom perempuan memang diselipkan ditengah-tengah agenda IPPI yang cukup padat. Tetapi itu tidak mengurangi ketertarikan<span>  </span>tujuh puluh orang permpuan yang hidup maupun terdampak dengan HIV dan AIDS mengikuti sesi. Dan memang, tidak ada satupun laki-laki dalam ruangan tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Bisa diakui Caroline Maphosere dari Zimbabwe selaku narasumber, mampu mengemas materi tersebut dengan menarik, meskipun dengan bantuan penterjemah. Karena bahasa yang digunakannya dalam bahasa inggris.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Dari tujuh puluh orang peserta, hanya tiga orang yang mengaku penah memakai kondom tersebut. Itupun mereka masih mengalami ketidak nyamanan pada saat penggunaan kondom tersebut. Diakui Caroline, penggunaan kondom perempuan di Indonesia masih sangat jauh dengan Zimbabwe yang sejak 1997 sudah sangat mengenal kondom perempuan ini. Indonesia sendiri baru melaunching kondom perempuan 2007 pada Pertemuan Nasional di Surabaya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Caroline menjelaskan ada dua bahan untuk kondom perempuan, Polyreuthere dan dari bahan latex seperti halnya kondom laki-laki. Banyak keuntungan yang didapat dengan kondom perempuan. Tidak seperti kondom laki-laki, kondom perempuan bisa digunakan delapan jam sebelum berhubungan seksual, ini bisa mengantisipasi apabila pasangan seksual kita dalam keadaan mabuk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Bukan hanya itu, kondom perempuan memepunyai kelebihan bisa digunakan hingga lima kali, karena bisa dicuci. Tentunya di cuci bersih dengan sabun dan air bersih, lalu dikeringkan dengan haduk bersih. Pada saat penyimpanan, diletakkan disela-sela atau lipatan handuk yang bersih tersebut. Dan harus dipastikan tidak ada kebocoran pada kondom tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Pada saat menggunakan kondom perempuan yang sudah pernah dipakai, kita hanya perlu menggunakan pelican yang berbahan dasar air.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Kelebihan lainnya, pada saat perempuan mengalami menstruasi. Kondom perempuan masih tetap bisa digunakan dan bisa melakukan hubungan seksual dengan pasangan. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Kondom peremuan memiliki dua ring yang berbentik seperti cincin, lain halnya dengan kondom laki-laki. Kondom perempuan mengikuti anatomi organ reroduksi perempuan. Dan tidak perlu khawatir kondom perempuan ini bisa jatuh atau lepas apabila pemakaiannya benar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Caroline menegaskan kondom perempuan merupakan salah satu alat agar perempuan mampu berdaya. Dalam artian agar perempuan tidak selalu dalam posisi tawar yang rendah dalam hal tawar menawar penggunaan kondom dengan pasangan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span>Pemakain kondom perempuan harus sering dilatih agar terbiasa hingga mampu menciptakan kenyamanan dalam pemakaiaannya.[Ikha Widari]</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><i><b>tulisan ini sudah pernah di muat di Majalah Kul-kul edisi maret 2007.</b> </i></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:36pt;"><span> </span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=4&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/03/19/kondom-perempuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.dkp.dk/illustrationer/femidom.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Asal-Usul HIV/AIDS</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/asal-usul-hivaids/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/asal-usul-hivaids/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 07:20:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[HIV/AIDS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/asal-usul-hivaids/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Annabel Kanabus &#38; Sarah Allen, AVERT, 10 Februari 1999Perdebatan seputar asal-usul AIDS telah sangat menarik perhatian dan sengketa sejak awal epidemi. Namun, bahaya mencoba mengenali dari mana AIDS berasal. Orang-orang dapat menggunakan nya sebagai bahan perdebatan untuk menyalahkan kelompok tertentu atau gaya hidup. Kasus AIDS pertama ditemukan di AS pada 1981, tetapi kasus tersebut [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=3&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://aidsvigil.pbwiki.com/f/hiv_ribbon.jpg" height="178" width="100" /></p>
<p>Oleh Annabel Kanabus &amp; Sarah Allen, AVERT, 10 Februari 1999Perdebatan seputar asal-usul AIDS telah sangat menarik perhatian dan sengketa sejak awal epidemi. Namun, bahaya mencoba mengenali dari mana AIDS berasal. Orang-orang dapat menggunakan nya sebagai bahan perdebatan untuk menyalahkan kelompok tertentu atau gaya hidup.</p>
<p>Kasus AIDS pertama ditemukan di AS pada 1981, tetapi kasus tersebut hanya sedikit memberi informasi tentang sumber penyakit ini. Sekarang ada bukti jelas bahwa AIDS disebabkan oleh virus yang dikenal dengan HIV. Jadi untuk menemukan sumber AIDS kita perlu mencari asal-usul HIV.</p>
<p>Asal-usul HIV bukan hanya menyangkut masalah akademik, karena tidak hanya memahami dari mana asal virus tersebut tetapi juga bagaimana virus ini berkembang menjadi penting sekali untuk mengembangkan vaksin HIV dan pengobatan yang lebih efektif. Juga, pengetahuan tentang bagaimana epidemi AIDS timbul menjadi penting dalam menentukan bentuk epidemi di masa depan serta mengembangkan pendidikan dan program pencegahan yang efektif.</p>
<h5>Tipe virus apakah HIV itu?</h5>
<p>HIV adalah bagian dari keluarga atau kelompok virus yang disebut <i>lentivirus</i>. <i>Lentivirus</i> seperti HIV ditemukan dalam lingkup luas primata non-manusia. <i>Lentivirus</i> yang lain, diketahui secara kolektif sebagai virus monyet yang dikenal dengan SIV (<i>simian immunodeficiency virus</i>) di mana tulisan di bawah garis menunjukkan asal spesiesnya.<span id="more-3"></span></p>
<h5>Jadi dari mana HIV berasal? Apakah HIV berasal dari SIV?</h5>
<p>Sekarang secara umum diterima bahwa HIV merupakan keturunan dari SIV. Jenis SIV tertentu mirip dengan HIV-1 dan HIV-2, dua tipe HIV.</p>
<p>Sebagai contoh, HIV-2 dapat disamakan dengan SIV yang ditemukan pada monyet <i>sooty mangabey</i> (SIV<sub>sm</sub>), kadang-kadang dikenal sebagai monyet hijau yang berasal dari Afrika barat.</p>
<p>Jenis HIV yang lebih mematikan, yaitu HIV-1, hingga akhir-akhir ini sangat sulit untuk digolongkan. Sampai 1999, yang paling mirip adalah SIV yang diketahui menginfeksi simpanse (SIV<sub>cpz</sub>), tetapi ada perbedaan yang berarti antara SIV<sub>cpz</sub> dan HIV.</p>
<h5>Jadi apa yang terjadi pada 1999? Apakah sekarang simpanse diketahui sebagai asal HIV?</h5>
<p>Pada Februari 1999 diumumkan bahwa kelompok peneliti dari <b>University of Alabama</b>, di AS, telah meneliti jaringan yang dibekukan dari seekor simpanse dan menemukan jenis virus (SIV<sub>cpz</sub>) yang nyaris sama dengan HIV-1. Simpanse ini berasal dari sub-kelompok simpanse yang disebut <i>Pan troglodyte troglodyte,</i> yang dahulu umum di Afrika tengah-barat.</p>
<p>Peneliti menegaskan bahwa ini menunjukkan simpanse adalah sumber HIV-1, dan virus ini pada suatu ketika menyeberang dari spesies simpanse ke manusia. Namun, belum jelas apakah simpanse merupakan sumber asli HIV-1 karena simpanse jarang terinfeksi SIV<sub>cpz</sub>. Oleh karena ada kemungkinan baik simpanse maupun manusia terinfeksi dari pihak ketiga, yaitu suatu spesies primata yang masih belum dikenali. Bagaimana pun keadaannya, sedikitnya perlu dua perpindahan terpisah ke manusia.</p>
<h5>Bagaiamana HIV dapat menyeberangi spesies?</h5>
<p>Telah lama diketahui bahwa virus tertentu dapat menyeberang dari hewan kepada manusia, dan proses ini dikenal dengan zoonosis.</p>
<p>Peneliti dari <b>University</b><b> of Alabama</b> mengesankan bahwa HIV dapat menyeberang dari simpanse karena manusia membunuh simpanse dan memakan dagingnya.</p>
<p>Beberapa teori lain yang diperdebatkan berpendapat bahwa HIV berpindah secara iatrogenik (diakibatkan kealpaan pihak medis), misalnya melalui percobaan medis. Satu teori yang disebarluaskan secara baik adalah bahwa vaksin polio yang memainkan peranan dalam perpindahan ini, karena vaksin tersebut dibuat dengan menggunakan ginjal monyet.</p>
<p>Tetapi yang penting pada berbagai macam teori ini adalah pertanyaan tentang kapan perpindahan itu terjadi.</p>
<h5>Apakah ada fakta kapan perpindahan itu terjadi?</h5>
<p>Selama beberapa tahun terakhir memungkinkan bukan hanya menentukan apakah HIV ada di dalam darah, tetapi juga menentukan subtipe virus. Penelitian terhadap subtipe virus, dari infeksi HIV pada kasus-kasus awal dapat memberi petunjuk mengenai kapan HIV pertama kali menyerang manusia dan perkembangan berikutnya.</p>
<p>Tiga infeksi HIV yang paling awal adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li class="MsoNormal">Contoh plasma (cairan darah)      yang diambil dari seorang pria dewasa yang hidup di Republik Demokratik      Kongo tahun 1959.</li>
<li class="MsoNormal">HIV ditemukan pada contoh      jaringan tubuh dari seorang pemuda Amerika-Afrika yang meninggal dunia di St. Louis, AS, tahun 1969.</li>
<li class="MsoNormal">HIV ditemukan pada contoh      jaringan tubuh dari seorang pelaut Norwegia yang meninggal dunia sekitar      tahun 1976.</li>
</ol>
<p>Analisis yang dilakukan pada 1998 tentang contoh plasma dari 1959 mengesankan bahwa HIV-1 memasuki manusia sekitar 1940-an atau awal 1950-an, lebih awal daripada yang diperkirakan sebelumnya. Ilmuwan lain memperkirakan lebih lama lagi, mungkin sekitar 100 tahun yang lalu atau lebih.</p>
<h5>Apakah diketahui di mana HIV pada manusia muncul?</h5>
<p>Sekarang banyak orang menganggap karena HIV terlihat berkembang dari satu jenis SIV yang ditemukan pada tipe simpanse di Afrika Barat, ini berarti HIV pertama muncul pada manusia di sana. Kemudian dianggap bahwa HIV menyebar dari Afrika ke seluruh dunia.</p>
<p>Bagaimana pun, seperti yang dibahas di atas, belum tentu simpanse adalah sumber asli HIV dan ada kemungkinan virus ini menyeberang ke manusia, lebih dari satu kesempatan. Jadi mungkin juga HIV timbul pada waktu yang bersamaan baik di Amerika Selatan dan Afrika, atau bahkan muncul di benua Amerika sebelum muncul di Afrika.</p>
<p>Kita mungkin tidak akan pernah tahu secara pasti kapan dan di mana virus ini muncul pertama kali, tetapi yang jelas pada suatu waktu di pertengahan abad 20-an ini, infeksi HIV pada manusia berkembang menjadi epidemi penyakit di seluruh dunia yang saat ini lebih dikenal sebagai AIDS.</p>
<h5>Apa yang menyebabkan epidemi ini menyebar secara tiba-tiba?</h5>
<p>Ada beberapa faktor yang dapat mendukung penyebaran begitu mendadak termasuk perjalanan internasional, industri darah, dan penggunaan narkoba yang meluas.</p>
<h5>Perjalanan Internasional</h5>
<p>Peranan yang dimainkan oleh perjalanan internasional dalam penyebaran HIV disorot pada kasus yang sekarang dikenal sebagai ‘<i>Patient Zero</i>’ (pasien asli). <i>Patient Zero</i> adalah seorang pramugara pesawat terbang berkebangsaan Kanada dan bernama Gaetan Dugas yang sering mengadakan perjalanan ke seluruh dunia. Analisis terhadap beberapa kasus AIDS awal menunjukkan bahwa orang terinfeksi tersebut adalah orang yang berhubungan seksual baik langsung atau pun tidak langsung dengan pramugara ini. Kasus-kasus ini yang ditemukan di beberapa kota di AS ini menunjukkan peranan perjalanan internasional dalam penyebaran HIV. Ini juga mengesankan bahwa penyakit ini mungkin diakibatkan oleh satu zat penyebar.</p>
<h5>Industri Darah</h5>
<p>Sewaktu transfusi darah menjadi bagian yang rutin dari tindakan medis, industri darah untuk memenuhi permintaan darah juga meningkat. Di beberapa negara seperti AS, orang yang menyumbangkan darahnya dibayar, termasuk pengguna narkoba suntikan. Darah yang diperoleh kemudian dikirim ke seluruh dunia. Juga, pada akhir 1960-an penderita hemofilia mulai memanfaatkan pembeku darah yang disebut <i>Factor VIII</i>.</p>
<p>Untuk memproduksi zat pembeku itu, darah dari ribuan donor dikumpulkan yang meningkatkan kemungkinan produk ini tercemar HIV. Karena <i>Factor VIII</i> disebarkan ke seluruh dunia, ada kemungkinan banyak penderita hemofilia terpajan infeksi baru.</p>
<h5>Penggunaan Narkoba</h5>
<p>Pada 1970-an ditemukan peningkatan ketersediaan heroin seiring dengan perang Vietnam dan konflik lain di Timur-Tengah, yang mendorong pertumbuhan penggunaan narkoba suntikan. Peningkatan penyediaan beserta pengembangan alat semprit plastik sekali pakai dan pembangunan <i>shooting gallery</i> (tempat menyuntik narkoba) di mana orang dapat membeli obat terlarang dan menyewakan perlengkapan menjadi cara lain penyebaran virus.</p>
<p><b>Apa teori lain tentang asal-usul HIV?</b></p>
<p>Teori lain yang diajukan tentang asal-usul HIV termasuk banyaknya teori konspirasi. Beberapa orang mengesankan HIV dibuat oleh CIA, meskipun yang lain menganggap bahwa HIV direkayasa secara genetik.</p>
<p>Link: <a href="http://www.avert.org/origins.htm">The Origins of AIDS &amp; HIV</a></p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=3&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/asal-usul-hivaids/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://aidsvigil.pbwiki.com/f/hiv_ribbon.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/hello-world/</link>
		<comments>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Feb 2008 07:01:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>widari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=1&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ippibali.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ippibali.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ippibali.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ippibali.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ippibali.wordpress.com&amp;blog=2734197&amp;post=1&amp;subd=ippibali&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ippibali.wordpress.com/2008/02/04/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/db951abb98198d5deb9187fed5b1139d?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">widari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
